Sebenarnya Bolehkah Ibu Hamil Makan Pedas dan Asam?

Advertisement
Mungkin para calon ibu dan bapak sering bertanya tentang bolehkah ibu hamil makan pedas dan asam? Memasuki masa kehamilan memberikan arti tersendiri bagi wanita, terutama dalam mengatur pola hidup dan pola makan setiap harinya. Kebiasaan mengkonsumsi jenis makanan tertentu sebelum masa kehamilan menjadi hal yang perlu diperhatikan ibu hamil, salah satunya adalah kebiasaan makan pedas dan asam. Makanan dengan cita rasa yang pedas dan asam memang menjadi makanan favorit semua orang, tak terkecuali ibu hamil, terutama bagi ibu hamil yang sedang “ngidam”. Namun, sebelum memutuskan untuk menyantap makanan bercita rasa pedas dan asam, ibu hamil perlu memperhatikan beberapa hal yang penting berkaitan dengan pola makan untuk tetap mengaja kesehatan tubuh dan janin.

Menyantap Makanan Pedas dan Asam
ibu hamil makan pedas dan asam
Contoh masakan pedas dan asam

Pada dasarnya, makanan bercita rasa pedas dan asam tidak berbahaya bagi tubuh ibu dan janin, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan dan dengan batasan tertentu. Hal yang paling penting adalah perlunya ibu hamil memperhatikan jenis makanan yang dimasak pedas. Jika makanan pedas dan asam yang dikonsumsi memang berbahan dasar makanan sehat untuk ibu dan janin, tentu boleh-boleh saja. Namun, jika makanan pedas atau asam tersebut berbahan dasar makanan-makanan tertentu yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, tentu harus dihindari. Makanan yang termasuk dalam kategori yang harus dihindari tersebut adalah daging yang dimasak kurang matang, ikan todak, mackerel, dan ikan hiu.

Pertimbangkan Batasan

Meski makanan pedas dan asam boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, tentu ibu hamil tetap harus memperhatikan batas kemampuan pedas yang dimiliki. Tak dapat dipungkiri bahwa batas kemampuan pedas dan asam yang dimiliki tiap orang berbeda, sehingga batas tersebut yang menjadi patokan berapa level rasa  yang masih aman untuk tubuh. Bagi ibu hami, lebih dianjurkan mengkonsumsi makanan yang berada di bawah batas kemampuan pedas dan asam yang dimiliki agar tidak berakibat buruk untuk tubuh. Batasan kemampuan masing-masing orang dalam menahan pedas dan asam bisa menjadi salah satu indikator yang bisa digunakan untuk melihat sejauh mana tubuh mampu beradaptasi dengan level rasa tersebut.

Pertimbangkan Kondisi Tubuh

Selain memperhatikan batasan kemampuan dalam mengkonsumsi makanan, kondisi tubuh juga menjadi salah satu faktor penting. Bagi ibu hamil yang memiliki kelemahan pada lambung dan sistem pencernaan ketika mengkonsumsi makanan dengan cita rasa kuat, sebaiknya menghindari makanan pedas dan asam agar tubuh tetap dalam keadaan normal selama hamil. Tentu akan lebih baik lagi jika ibu mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang demi kesehatan diri sendiri dan juga janin.

Mengkonsumsi makanan yang pedas dan asam tentu dampaknya berbeda antar para ibu hamil, namun yang lebih ditekankan yakni kondisi wanita mengandung tidaklah sama persis sebagaimana sebelum hamil. Sebab ada kehadiran dedek bayi dalam kandungan yang mempengaruhi kondisi tubuh dan hormonal sang ibu. Jadi bila sangat menginginkan rasa pedas ataupun asam cobalah barang sedikit saja sebagai tombo pengen.

0 Response to "Sebenarnya Bolehkah Ibu Hamil Makan Pedas dan Asam?"

Poskan Komentar