Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol Dan Pete ?

Advertisement
Sering kali bunda menanyakan bolehkah ibu hamil makan jengkol dan pete ? Maka jawabannya boleh saja asalkan tidak berlebihan dan dimasak dengan matang supaya tidak mengandung bakteri semacam Listeria. Memang benar bahwa jengkol dan petai telah menjadi salah satu komoditi pertanian yang laris manis di pasar nusantara, aroma jengkol dan petai telah membuatnya menjadi makanan lalapan yang populer di masyarakat, dan jengkol khususnya populer di Jawa Barat dan Jakarta. Sedangkan petai sangat diminati masyarakat di luar kedua propinsi itu.

Jengkol dan pete dengan aromanya yang khas akan menjadi makanan sangat spesial untuk banyak jenis sambal dan sayur semisal dimasak semur jengkol, sayuran tumis, sambal jengkol, sambal pete dan lainnya.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol Dan Pete ?
Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol Dan Pete ?
Nah bagi bunda yang mendapatkan kehamilan tentu tidak bisa menahan keinginan memakan jengkol dan petai bukan ? Oke, pada sesi ini kami akan share beberapa manfaat dan bahaya jengkol bagi ibu hamil jika dilihat dari kacamata medis.

Manfaat Jengkol dan Pete Bagi Ibu Hamil


Meskipun jengkol dan pete yang berbau sangat khas menusuk hidung kita, akan tetapi hal itu berbeda bagi para penggemar jengkol yang mengnggapnya sebagai menu makanan yang paling menggiurkan. Ada banyak manfaat yang akan diterima oleh ibu mengandung apabila memakan jengkol karena mengandung banyak sekali, Vitamin E, kalsium, vitamin A serta serat.

Ibu hamil yang makan jengkol akan memperoleh asupan nutrisi yang baik di antaranya yaitu :

1. Memberikan Asupan Kalsium Janin

Selama janin di kandungan akan berkembang dan tumbuh sehingga memerlukan asupan kalsium supaya kesehatan tulang dan giginya terjaga. Asupan kalsium itu harus masuk ke tubuh ibu hamil dengan memakan beragam makanan dengan kalsium tinggi semisal jengkol.



2. Menghindarkan Ibu Hamil Dari Osteoporosis

Bunda harus tahu apabila asupan kalsium janin tidak terpenuhi maka dedek dalam kandungan ini akan menyedotnya dari gigi dan tulang bunda, dan itu bisa saja mengakibatkan perempuan cenderung bermasalah osteoporosis daripada laki-laki. Dengan memakan jengkol bisa saja menjadi jalan untuk tidak mendapatkan tulang keropos setelah masa kelahiran bayi.

3. Ibu Hamil Terhindar dari Sembelit

Serat pada jengkol cukup tinggi yang akan memberikan manfaat bagi ibu mengandung dalam mencegah atau menyembuhkan masalah susah buang air besar atau sembelit yang pada umumnya dirasakan ibu hamil pada bulan-bulan pertama. Konsumsi jengkol dengan serat tingginya akan mengatasi sembelit apalagi ditambah dengan mengkonsumsi minuman prebiotik (semisal: Yakult).

Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol Dan Pete ?


4. Menghadirkan Mod Sewaktu Hamil Muda

Seperti yang bilang di atas meskipun aromanya sangat aneh, tetapi bagi sebagian orang atau bunda pete dan jengkol ialah salah satu makanan paling nikmat. Maka untuk menambah gairah makan pada hamil muda bisa mengkonsumsi jengkol atau petai asalkan dimasak dan tidak berlebihan porsinya.

Bahaya Jengkol Dan Petai bagi Ibu Hamil



Itu tadi manfaat jengkol dan petai yang cukup banyak bagi ibu hamil, akan tetapi kedua makanan berbau khas ini bisa saja mendatangkan bahaya untuk kesehatan ibu hamil apabila dimakan dengan porsi banyak.

Jengkol mempunyai kandungan asam jengkolat yang bisa memicu kerja ginjal tambah tinggi atau berat. Sedangkan pada kondisi parah maka memakan jengkol bisa saja membuat ibu mengandung mendapati sakit pinggang yang serius atau pegal-pegal (masyarakat Sunda mengatakan : Jejengkolen).

Sedangkan petai dan jengkol yang mentah bisa saja terdapat bakteri Listeria yang diketahui sangat buruk bagi kesehatan seseorang apalagi ibu yang sedang hamil.

Oke itulah jawaban dari pertanyaan bolehkah ibu hamil makan jengkol dan pete ? Dengan paham manfaat dan bahaya jengkol dan petai untuk ibu hamil maka disarankan supaya bunda lebih menjaga diri sewaktu mengkonsum jengkol dan petai pada masa mengandung.

1 Response to "Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol Dan Pete ?"