Bolehkah Ibu Hamil Pergi Umroh ?

Advertisement
Setiap muslim dan muslimah tentu sangat rindu dan ingin berkunjung baitullah Kabah di Makkah, tidak terkecuali bagi seorang ibu hamil. Betapa besar pahala dan fadhilah yang akan diperoleh oleh jamaan umrah membuat sebagian bumil ingin segera berangkat ke Masjidil Haram meskipun dirinya sudah menjadi tempat tumbuh kembang janin tercinta.

Sekarang pertanyaannya ialah bolehkah ibu hamil pergi umroh ? Jawabannya boleh asalkan umur kehamilan 14 hingga 26 minggu dan memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.



Bunda semua tentu pernah mendengar atau membaca share pengalaman saudara atau teman yang berangkat umroh di saat mereka mengandung bukan ? Mereka pada waktu umroh malah mendapatkan hal-hal yang baik dan menyenangkan berbeda dengan asumsi kebanyakan orang yang mengatakan bahwa berpergian jauh bagi wanita mengandung itu berbahaya.

Tips Ibu Hamil Pergi Umrah


Budan harus mengerjakan tips cara ibu hamil naik pesawat untuk umrah di antaranya yaitu :

1. Seperti yang kami katakan tadi bahwa bumil paling baik berangkat pada usia mengandung 14 hingga 26 minggu atau pada trimester kedua karena pada usia ini bepergian jauh paling baik bagi bumil. Pada usia kehamilan trimester 2 maka kandungan akan aman dari goncangan ringan sewaktu naik pesawat terbang atau transportasi lainnya.

2. Pilihlah Jam Penerbangan Pesawat Paling Sedikit.

Apabila bumil terlalu lama di pesawat terbang maka akan kaki akan terasa kram dan bengkak karena terlalu lama diam, duduk di kursi terasa sangat tidak nyaman, tidak bisa tidur dan lainnya. Bunda sebaiknya memilih travel umrah yang menyediakan penerbangan langsung menuju Arab Saudi atau paling tidak transit 1 kali, apabila 2 kali ke atas maka itu sangat mengganggu ibu hamil.

3. Atur Pola Makan Selama Di Pesawat Terbang.

Perjalanan pesawat menuju Arab Saudi paling tidak membutuhkan waktu 6 jam dan dalam watu yang lama ini tentu perut bumil terasa lapar akan tetapi makanan di pesawat terbang biasanya tidak sesuai dengan selera bunda, kalau dipaksakan dimakan semuanya maka Anda akan merasa mual, saran kami Anda membawa makanan sendiri dari rumah menurut selera yang diinginkan.

4. Jangan Mengenakan Jaket Ketat di Pesawat.

Tidak nyaman apabila ibu hamil mengenakan jaket apalagi dengan bahan ketat disebabkan kursi pesawat terbang tidak nyaman untuk diduduki bunda, hal ini membuat jaket memberikan keadaan yang semakin sesak. Bunda bisa meminta fasilitas selimut kepada pramugari. Dan jangan memakai sabuk pengalaman terlalu kencang juga karena akan mengganggu perut Anda.


Tips Ibadah Umroh Bagi Ibu Hamil

1. Suntik meningitis.

Kami sangat tidak menyarankan ibu hamil untuk mendapatkan suntik meningitis karena akan mengganggu kesehatan ibu hamil.

2. Pilih Hotel Yang Dekat dengan Kabah.

Ibu hamil saat umrah tentu ingin sholat lima waktu atau ibadah lainnya setiap saat di Masjidil Haram. Maka pilihlah hotel yang paling dengan dengan kabah supaya tidak terlalu lelah berjalan. Apabila bunda mendapatkan hotel yang terletak jauh dari Masjidil Haram maka bisa menyiasatinya dengan naik taksi. Beberapa wanita hamil sering mengalami kontraksi di perut dengan rasa ngilu ketika berjalanan jauh terlalu sering.

3. Berjalan Tawaf dan Sa'i

Ibu hamil mungkin mempunyai persepsi dirinya kuat untuk jalan saat tawaf dan sa'i, memang hal ini boleh da wajar saja akan tetapi ketika badan bunda mulai terasa lelah dan capek maka bisa menyewa kursi roda. Tawaf di saat umrah apalagi bulan Ramadhan dengan berjalan kaki maka ada kemungkinan ibu hamil mengalami banyak kesulitan semisal terundul dan terhimpit perutnya karena sangking banyaknya orang yang berjalan.

Nah bunda sudah pahamkan tentang jawaban bolehkah ibu hamil pergi umroh ? Nah silahkan terapkan tips ibu hamil umrah di atas supaya mendapatkan kenyamanan dan kelancaran selama berpergian ke Masjidil Haram.

0 Response to "Bolehkah Ibu Hamil Pergi Umroh ?"

Poskan Komentar